Skip to main content

Let's Celebrate Life


I waited for so long to write again, hello semua, semesta alam raya dan seisinya.. 

Beberapa hari ini saya mengalami kejadian yang menurut saya luar biasa, kejadian luar biasa tidak hanya yang menyenangkan, tetapi juga yang menjadi sebuah beban pikiran. Tapi selalu, dalam perjalanan hidup kita harus bisa memetik apa yang menjadi maksud dan tujuan mengapa semesta dan Tuhan mengizinkan itu terjadi. 

Well, dengan tidak punya etikanya seseorang yang tidak mengenal saya secara langsung mengatakan satu hal buruk tentang saya, datang dari sesama wanita. Awalnya rasanya mangkel sekali, but ladies.. as my mom always taught me growing up, as a Javanese woman and as a human being in general, reaksi kita adalah penentu kelas kita.  Beliau saat ini pasti akan berkata.. lift your chin up and stroll... bukan walk on lagi, tapi strooolĺll. Ibu saya selalu mengajarkan, kalau lagi ngga enak hati, daripada marah-marah, nulis aja. And so I did... again, but this time am going to share it with you here .

Anyway, saya utarakan kekesalan saya kepada sahabat-sahabat saya di grup. Dan selalu mereka ada aja punch line nya.. kali ini mereka mengirimkan artikel mengenai peperangan Iran. Sambil berkata, "you know what V, dunia lagi gonjang ganjing dan yang ngatain loe itu ngga penting orangnya, kenal loe aja ngga. So, ngga ada gunanya juga loe ngabisin energi loe untuk misuh2 sama dia, instead... sebelum dunia gonjang ganjingnya sampe Indonesia, just celebrate life, do what we wanna do all along rather than mikirin orang yang penting aja ngga di hidup loe"

Jebret!!!!!... tersadar, iya juga ya.. why not I just celebrate my life instead? There are things to discovered and enjoyed by.. as simple as eating 'all you can eat' with my best buddies. Jadilah terang dan garam dimanapun kamu berada teman-teman. Tetaplah baik sama orang tetapi jaga batasan dimana kamu harus menjaganya. Let's celebrate life!

Xoxo,

Veagy

Comments

Popular posts from this blog

Rejeki dan Takdir

Ilustrasi: website Mal Kasablanka Terkadang kehidupan sehari-hari secara tidak langsung mengajarkan kita hal-hal mengenai filosofi dan apa yang bisa kita maknai dari situ. Kita pasti banyak mengalami hal tersebut baik kita menyadarinya ataupun tidak.  Hari ini pun demikian, hal sederhana seperti parkiran misalnya, saya parkir di B2 di mal ini, tepat di depan lift masuk Mal. Kemudian setelah beberapa menit berdiam di dalam mobil saya pikir saya coba parkir diposisi eskalator mal saja. Kemudian saya mulai kearah eskalator yang mana tidak jauh dari situ, tapi kondisinya penuh. Lalu saya berpikir, kalau saya coba lagi parkir dekat lift kemungkinan sudah diisi kendaraan lain.  Ternyata... diantara berbagai kendaraan yang masuk, dan seperti Kokas biasanya, ngga pernah ngga penuh, spot yang tadi saya tempati masih KOSONG. Lalu saya langsung parkir di titik tersebut, Semesta, Tuhan sedang mengajarkan kepada saya apa itu arti dari rejeki dan takdir...  "Apa yang memang untukmu tid...

Afgan

Ah senangnya akhirnya Afgan mengadakan konser tunggalnya bersama Erwin Gutawa Orchestra. Ini momen yang ditunggu-tunggu oleh saya karena selain emang nge-fans, Afgan tidak dipungkiri merupakan salah satu penyanyi Solo pria terbaik yang dimiliki oleh Indonesia, kalau kami menyebutnya sebagai 'King of Balads'.  Saya nge-fans dengan Afgan sejak dia masih piyik, dengan lagunya yang dia sendiri mungkin sudah bosen menyanyikannya ya.. 'Terima kasih cinta', langsung insting saya mengatakan that he is going to be big. Turns out my instings are true, menjadi besar di industri ini tidak cukup hanya memiliki paras yang rupawan, tetapi disiplin serta dedikasi and also 10% of luck diperlukan disini.  Afgan adalah 1 diantara banyak yang berhasil menembus dunia entertainment hingga detik ini, dengan memiliki fans yang loyal yang dijuluki dengan 'Afganisme', Afgan semakin tahun memiliki performa yang juga luar biasa.  So, I got the ticket. Can not wait to watch his concert. Hop...

Coffee and Tea

Tau ngga sih? Ngga...😁 Saya itu orangnya kalau sudah itu ya ituu saja. Contohnya kopi, selalu order kalau ngga latte ya cappucino. Tapi sejak di racunin sama selebtok Emil Mario di vt nya soal americano berry manuka dari kopi fore  dan akhirnya saya coba dan suka, saya mulai berani mencoba rasa yang lain. Pada waktu berita Alm. Vidi mencuat, berita yang lalu soal beliaunyapun muncul kembali selain podhub yang memang sudah wara wiri belakangan ini (untuk itu saya sangat berterimakasih sama 'om ded' karena telah berkolaborasi bersama Alm. Vidi dalam melakukan hal ini). Dan resep butterscotch salt latte kopi Fore Alm. Vidi pun turut mencuat kembali, I tried akhirnya dan okelah, walau mungkin bukan favorit saya, bukan karena tidak enak, tapi mungkin lebih ke not too fond of yang terlalu creamy. Tapi overall buat yang emang suka creamy, ini pasti enak.  Lalu kemudian beralih ke teh, dan mencoba hibiscus ini dari Starbucks... and love it. Gonna be my notes kalo nongkrong disini. Na...